
PMI Banyumas Gelar Latihan Gabungan Relawan 2025, Mengikutsertakan KSR yang ada di Banyumas.
Banyumas — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas melalui Forum Relawan (Forel) sukses menyelenggarakan Latihan Gabungan (Latgab) Relawan PMI 2025 tepatnya pada hari Sabtu dan minggu 9–10 Agustus 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Bersatu dalam Kesiapsiagaan, Bergerak untuk Kemanusiaan”.
Sebanyak 17 unsur relawan dari berbagai perguruan tinggi dan komunitas kemanusiaan di Banyumas ikut berpartisipadi mengikuti Latihan Gabungan. Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi situasi bencana.
Kegiatan berlangsung di dua lokasi, yakni di STIMIK Widya Utama Purwokerto untuk pembukaan serta sesi pematerian dan Volunteer Edupark PMI Banyumas, Banteran, Sumbang, untuk pematerian Dapur Umum dan Simulasi Lapangan. Tercatat 75 orang mendaftar untuk mengikuti Latgab ini. Seluruh peserta berasal dari unsur relawan PMI se-Kabupaten Banyumas, meliputi:
- KSR Markas Kab. Banyumas
- KSR Universitas Jenderal Soedirman
- KSR Universitas Muhammadiyah Purwokerto
- KSR Politeknik Yakkpermas Banyumas
- KSR UIN Saizu Purwokerto
- KSR Universitas Amikom Purwokerto
- KSR IT Telkom Purwokerto
- KSR UNNU Purwokerto
- KSR Universitas
- Wijayakusuma Purwokerto
- KSR Stikes Ibnu Sina Ajibarang
- KSR Poltekkes Kemenkes Semarang
- KSR BCH Purwokerto
- KSR SWU Purwokerto
- SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat)
- FORPIS (Forum Pembina dan Pelatih Palang Merah Remaja)
- Tenaga Sukarela (TSR)
Kemudian selama dua hari, peserta mendapatkan pembekalan materi yang diberikan oleh pemateri yang kompeten meliputi :
- Gerakan kepalangmerahan: Endro Purwanto S.Sos
- Manajemen Posko: Tri Eko Santoso
- Teknis Pelayanan Ambulans: Wildan Birul Anhari
- Dapur Umum: Sukur Pundianto
- Pertolongan Pertama: Miftakhurahman
- Penanganan Jenazah: Budi Santoso
- Wash and Shelter: Siti Fatonah
- Assesment: Rahma Alzena
Seluruh sesi dirancang untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan keterampilan teknis relawan dalam menghadapi situasi kebencanaan di wilayah Banyumas, yang memiliki potensi bencana cukup tinggi seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi, dan erupsi Gunung Slamet.
Kegiatan Latgab ini diharapkan dapat memperkuat keterampilan teknis sekaligus mempererat koordinasi lintas unit relawan. Dengan pelatihan ini, relawan di Banyumas diharapkan mampu memberikan respon cepat, tepat, dan terintegrasi saat terjadi bencana, sehingga pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat bisa dilakukan secara maksimal.

