
PURWOKERTO – UKK KSR PMI Unit UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto kembali menyelenggarakan kegiatan donor darah yang bertempat di Auditorium UIN SAIZU Purwokerto pada Selasa, 23 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB ini terlaksana bekerja sama dengan PMI UDD Banyumas sebagai upaya memenuhi kebutuhan stok darah sekaligus menumbuhkan semangat kemanusiaan di kalangan mahasiswa dan Masyarakat sekitar.
Kegiatan donor darah merupakan program kemanusiaan yang rutin dilaksanakan oleh UKK KSR PMI Unit UIN SAIZU Purwokerto. Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama, kegiatan ini juga bertepatan dengan momentum peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang mengingatkan pentingnya kontribusi masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan.
Koordinator Bidang Pengabdian Masyarakat UKK KSR PMI Unit UIN SAIZU Purwokerto, Kak Maul, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus upaya mencegah terjadinya krisis stok darah.
“Donor darah ini sebenarnya sudah rutin kita laksanakan dan kita mengadakan kegiatan donor darah dan untuk memperingati hari donor di Sedunia. Tujuannya untuk membantu orang-orang yang membutuhkan darah dan menindaklanjuti agar tidak terjadi krisis donor darah. Saat ini mencari pendonor darah tidak selalu mudah, sehingga melalui kegiatan di kampus ini kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut,” jelasnya.

Antusiasme peserta dalam kegiatan kali ini terbilang sangat baik. Meskipun pelaksanaan kegiatan berlangsung menjelang masa libur perkuliahan, partisipasi yang hadir tidak hanya berasal dari mahasiswa, tetapi juga dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah antusiasmenya sangat banyak. Di tengah suasana menjelang libur, ternyata partisipasi dari mahasiswa, staf, dosen, dan masyarakat sekitar sangat baik,” tambahnya.
Salah satu peserta donor darah, Anes, mengaku termotivasi mengikuti kegiatan tersebut karena ingin membantu sesama sekaligus memperoleh manfaat kesehatan bagi dirinya sendiri.
“Karena ini membantu orang yang membutuhkan darah dan untuk menyehatkan tubuh saya sendiri,” ujarnya.
Menariknya, donor darah kali ini menjadi pengalaman pertama bagi Anes. Ia mengaku sempat memiliki kekhawatiran sebelum mendonorkan darahnya. Namun setelah menjalani proses donor, ia merasa pengalaman tersebut tidak sesulit yang dibayangkan.
“Alhamdulillah, ternyata tidak begitu sakit,” ungkapnya.
Anes juga berharap darah yang telah didonorkannya dapat memberikan manfaat bagi orang lain yang membutuhkan.
“Semoga darah yang kita donor dapat bermanfaat untuk orang lain dan bisa membantu menyehatkan mereka yang membutuhkan,” harapnya.
Sementara itu, Koordinator Lapangan dari PMI UDD Banyumas, Mas Yuda, menjelaskan bahwa kondisi stok darah di PMI Banyumas saat ini masih dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan beberapa hari ke depan. Namun demikian, kegiatan donor darah tetap memiliki peran yang sangat penting mengingat kebutuhan darah yang terus meningkat dari waktu ke waktu.
“Alhamdulillah kebutuhan atau stok darah di PMI masih tercukupi untuk beberapa hari ke depan. Dengan adanya kegiatan donor darah seperti ini tentu sangat membantu kami dalam menjaga ketersediaan stok darah karena kebutuhan darah terus bertambah setiap harinya,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan donor darah di lingkungan kampus merupakan bentuk pelayanan jemput bola yang memudahkan masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk berpartisipasi menjadi pendonor tanpa harus datang langsung ke PMI UDD Banyumas.
“Kegiatan seperti ini penting sekali karena mahasiswa yang ingin donor tidak perlu jauh-jauh datang ke PMI. Ketika ada kegiatan donor darah di kampus, mereka bisa langsung berpartisipasi di sini,” ujarnya.
Mas Yuda juga mengajak masyarakat, khususnya mahasiswa yang belum pernah donor darah, agar tidak takut mencoba menjadi pendonor. Ia menegaskan bahwa donor darah tidak sesakit yang dibayangkan dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
“Bagi yang ingin donor pertama kali jangan takut. Sebenarnya tidak begitu sakit, hanya seperti dicubit biasa. Selain membantu orang lain, donor darah juga bermanfaat untuk kesehatan jantung dan membantu kita mengetahui kondisi kesehatan melalui pemeriksaan darah dan tekanan darah,” pesannya.
Melalui kegiatan donor darah ini, UKK KSR PMI Unit UIN SAIZU Purwokerto berharap dapat terus berkontribusi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus menumbuhkan semangat kemanusiaan di lingkungan kampus. Setetes darah yang didonorkan bukan hanya memberikan harapan bagi penerima, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas sosial yang perlu terus ditanamkan kepada seluruh sivitas akademika.

