Pendidikan dan Pelatihan Lanjutan KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto Tahun 2026
Pendidikan dan Pelatihan Lanjutan KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto Tahun 2026

Pendidikan dan Pelatihan Lanjutan KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto Tahun 2026

PURWOKERTO, KSR NEWS – Dalam rangka meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan relawan secara berkelanjutan, KSR PMI Unit UIN SAIZU Purwokerto menyelenggarakan Diklat Lanjutan Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut dari proses pendidikan dan pelatihan dasar, sekaligus bagian dari program kerja Bidang Pendidikan dan Pelatihan.

Diklat Lanjutan dilaksanakan selama 10 kali pertemuan yang bertempat di kampus UIN Saizu Purwokerto. Pada tanggal 6-13 Februari 2026 merupakan pelaksanaan pematerian di Diklat lanjutan, dengan adanya pemberian materi kepada seluruh peserta yang disampaikan oleh pemateri. Materi yang diberikan berfokus pada penguatan kompetensi di tiga bidang utama, yaitu Pertolongan Pertama (PP), Perawatan Keluarga (PK), dan Pendidikan Remaja Sebaya (PRS). Pada Diklat lanjutan tahun ini, seluruh peserta diperbolehkan untuk mengikuti 2 bidang yang sesuai dengan keinginan masing-masing peserta dengan memperhatikan jadwal yang tidak bentrok dengan jadwal bidangnya.

Jumlah seluruh peserta yang mengikuti kegiatan Diklat lanjutan sebanyak 42 peserta, 8 peserta diantaranya mengikuti 2 bidang spesialisasi. Peserta berasal dari; KSR Unit UIN Saizu Purwokerto, KSR Unit Telkom, KSR Unit Amikom, KSR unit Unwiku dan KSR Unit SWU. Bidang Pertolongan Pertama (PP) diikuti oleh 17 peserta, Perawatan Keluarga (PK) sebanyak 15 peserta, dan Pendidikan Remaja Sebaya (PRS) sebanyak 10 peserta. Komposisi ini mencerminkan minat relawan dalam mengembangkan kompetensi sesuai bidang yang diminati sekaligus dibutuhkan dalam pelayanan kemanusiaan.

Sebagai bentuk evaluasi dan penguatan praktik, dua pertemuan terakhir pada tanggal 16–17 Februari 2026 diisi dengan kegiatan skill checklist. Konsep skill checklist menggunakan sistem pos di setiap bidang dengan kasus yang telah ditentukan sebelumnya. Pada bidang PP terdapat empat pos pengujian keterampilan. Bidang PK terdiri dari lima pos. Sementara itu, bidang PRS terdiri dari dua pos, dengan bentuk evaluasi berupa presentasi media edukasi yang telah dibuat peserta sesuai tema yang telah ditentukan. Metode ini dirancang untuk mengukur pemahaman sekaligus ketepatan penerapan materi secara langsung di lapangan.

Diklat Lanjutan Tahun 2026 ini terbuka bagi KSR se-Kabupaten Banyumas dengan syarat telah mengikuti diklat dasar di unit masing-masing. Keterbukaan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring kerja sama antarunit, memperkuat solidaritas relawan, serta meningkatkan kualitas sumber daya relawan di wilayah Banyumas.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya mampu mengetahui dan memahami materi lanjutan, tetapi juga mampu mendalami, menjelaskan kembali, serta menerapkan ilmu yang telah diperoleh. Diklat ini juga menjadi ruang untuk melatih kembali kompetensi yang telah dipelajari pada diklat dasar, khususnya dalam bidang PP, PK, dan PRS, sehingga relawan semakin siap dalam menjalankan peran kemanusiaan secara profesional, responsif, dan bertanggung jawab.

Diklat Lanjutan bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan proses pembinaan berkelanjutan yang membentuk relawan yang tangguh, terampil, serta solid dalam menghadapi tantangan kemanusiaan di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *