
Hallo sobat KSR di manapun berada🙌🏻 Jumpa lagi di website resmi KSR PMI Unit UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto nih🥰 Kali ini kita akan membahas tema yang menarik dan tentunya berkaitan dengan kesehatan terkini. Penasaran?? Mari kita baca sampai selesai yaa😍 Enjoy and happy reading! 🤗
Selain melezatkan makanan, daun salam juga memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Manfaat daun salam paling banyak didapatkan dari kandungan antioksidan di dalamnya, seperti flavonoid, tanin, dan polifenol.Selain itu, daun salam juga diketahui mengandung beberapa vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh, seperti vitamin A, vitamin C, vitamin B6, serat, dan magnesium.Dihimpun dari berbagai sumber di website Gooddoctor.co.id dan Alodokter.com, berikut berbagai manfaat daun salam bagi kesehatan yang patut Anda ketahui:
1. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Tanaman yang sering dijadikan rempah ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Manfaat daun salam ini tentu saja didapat berkat kandungan vitamin dan mineral yang dapat meningkatkan imunitas. Beberapa vitamin dan mineral yang dimaksud adalah vitamin A, B6, C, dan zinc.
2. Daun Salam Untuk Anti Inflamasi
Inflamasi adalah suatu respons protektif normal tubuh terhadap luka jaringan yang disebabkan oleh trauma fisik, zat kimia yang merusak atau zat-zat mikrobiologik.Dalam sebuah penelitian terhadap 25 tikus putih yang dilakukan di Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur, menunjukkan ekstrak etanol dan Senyawa flavonoid daun salam memberikan efek antiinflamasi.
3. Daun Salam Untuk Kolesterol
Kandungan flavonoid yang ada di dalamnya berperan dalam menghambat oksidasi kolesterol jahat (LDL), sementara tanin berperan menghambat penyerapan kolesterol di usus dan bertindak sebagai pembersih radikal bebas.Kandungan tanin dan saponin, juga dapat meningkatkan sintesis asam empedu. Di mana asam empedu membutuhkan kolesterol sebagai bahan baku sehingga dapat menurunkan tingkat kolesterol darah.
4. Mengurangi Pembentukan Plak Gigi
Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Semarang terhadap 30 anak di Semarang.Hasil penelitian tersebut menunjukan adanya penurunan yang signifikan terhadap mereka yang dikontrol untuk berkumur menggunakan ekstrak daun salam dan dapat menurunkan potensi pembentukan plak gigi.
5. Obat Diabetes
Penelitian yang dilakukan di Universitas Sriwijaya, Sumatera Selatan, menyebut kandungan flavonoid dalam ekstrak daun salam dapat menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan. Selain itu, senyawa glikosida flavonoid yang terdapat pada daun salam juga berfungsi sebagai penangkap radikal hidroksil sehingga dapat mencegah aksi diabetogenik.
6. Sebagai Obat Anti Jamur
Ekstrak etanol daun salam memiliki potensi menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans yang merupakan patogen pada kulit. Selain itu, jenis jamur lain seperti F. Oxysporum pun dapat dihambat pertumbuhannya dengan ekstrak salam. Selain itu, daun salam juga memiliki senyawa seskuiterpenoid farnesol yang dapat merusak sel jamur sehingga terjadi kebocoran ion dari sel jamur.
7. Sebagai Obat Anti Bakteri
Senyawa flavonoid, tanin dan minyak atsiri dikatakan dalam sebuah jurnal yang diterbitkan di Universitas Padjajaran dapat menghambat pertumbuhan bakteri.
8. Obat Anti Malaria
Dalam jurnal yang diterbitkan di Universitas Padjajaran disebutkan jika ekstrak daun salam dapat digunakan sebagai larvasida. Hal ini dikarenakan karena adanya zat kimia dan senyawa yang terkandung dalam daun salam seperti saponin, alkaloid, flavonoid, tanin, dan eugenol.
9. Obat Anti Diare
Karena kemampuannya menghambat pertumbuhan bakteri, termasuk Escherichia coli, Vibrio cholerae dan Salmonella sp yang menyebabkan diare, maka ekstrak daun salam dapat membantu dalam penyembuhan diare.
10. Sumber Antioksidan
Stres oksidatif merupakan salah satu penyebab terjadinya kerusakan DNA, protein dan lipid dan berkontribusi sebagai penyebab penyakit degeneratif. Sementara kandungan senyawa fenolik, dan polifenol seperti tanin dan flavonoid pada daun salam memiliki aktivitas antioksidan yang dapat menghambat terjadinya kerusakan dan mereduksi risiko terjadinya penyakit degeneratif.
11. Daun Salam Mengatasi Kejang Karena Gangguan Otak
Sejauh ini, sebuah penelitian pada hewan mengungkapkan bahwa ekstrak daun salam memang efektif melindungi tikus dari serangan kejang. Kemungkinan karena adanya kandungan kimia unik yang terkandung dalam ekstrak daun salam. Ilmuwan masih mengembangkan hasil penelitian yang ada untuk mempelajari efeknya pada manusia. Mungkin saja, nantinya daun salam bisa digunakan untuk membantu orang yang terdiagnosis epilepsi.
12. Mencegah Batu Ginjal
Studi menunjukkan bahwa ekstrak daun salam bermanfaat untuk mencegah batu ginjal. Manfaat daun salam ini didapat karena daun salam dapat mengurangi jumlah urease di dalam tubuh. Urease sendiri adalah enzim yang memicu terbentuknya batu ginjal jika jumlahnya berlebih.
13. Membantu Melancarkan Pencernaan
Daun salam memiliki efek yang baik pada sistem pencernaan. Karena daun salam memiliki enzim unik untuk membantu mencerna protein kompleks yang sulit untuk dicerna. Selain itu, daun salam juga dipercaya dapat mengurangi toksisitas tubuh dan membantu tubuh berfungsi dengan baik.
14. Mencegah Osteoporosis
Mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosis juga merupakan manfaat daun salam. Kandungan magnesium dalam daun salam dapat menjaga kepadatan dan kekuatan tulang. Selain itu magnesium juga bisa memastikan fungsi saraf dan otot berjalan normal.
15. Mencegah Pikun
Berkat berbagai senyawa antioksidan yang terkandung dalam daun salam, tubuh pun dapat terhindar dari stres oksidatif yang dapat menyebabkan penurunan kemampuan kognitif, seperti pikun. Oleh karena itu, daun salam dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan otak dan meningkatkan daya ingat.
16. Mencegah Kanker
Manfaat daun salam berikutnya adalah mengurangi risiko terjadinya penyakit kanker. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak daun salam memberikan hasil yang menjanjikan dalam mencegah terjadinya kanker payudara dan kanker kolorektal.
17. Daun Salam Untuk Asam Urat
Sebuah kajian di Universitas Lampung menyebutkan adanya manfaat daun salam untuk asam urat. Daun salam dapat membantu memperbanyak produksi urine (diuretik), sehingga mampu mengatasi kelebihan kadar asam urat serta mampu mengurangi nyeri yang diakibatkan kelebihan kadar asam urat.
Selain itu, daun salam juga dipercaya dapat mengurangi toksisitas tubuh dan membantu tubuh berfungsi dengan baik.
Nah, informasi tersebut dapat membantu Anda untuk menambah pengetahuan soal daun salam ini. Selain dapat menyedapkan makanan, ternyata terdapat segudang manfaat untuk kesehatan didalamnya. Sepertinya berbagai hidangan masakan khas Nusantara kerap menggunakan daun salam semisal sayuran, tumisan, nasi tumpeng, nasi uduk, nasi kuning dan lain sebagainya.
Selamat mencoba! Stay Healthy!! Sehatkan generasi produktif dan Salam Kepalangmerahan⛑ Semoga bermanfaat ☺🙏
Sumber :
https://www.gooddoctor.co.id/hidup-sehat/info-sehat/manfaat-daun-salam
https://www.alodokter.com/ada-berbagai-manfaat-daun-salam-untuk-kesehatan-bukan-hanya-pelezat-masakan

