
Hallo sobat KSR di manapun berada🙌🏻 Jumpa lagi di website resmi KSR PMI Unit UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto nih🥰 Kali ini kita akan membahas tema yang menarik dan tentunya berkaitan dengan kesehatan terkini. Penasaran?? Mari kita baca sampai selesai yaa😍 Enjoy and happy reading! 🤗
Tips Menurunkan Kolesterol Tinggi Banyak orang yang masih beranggapan bahwa penyakit kolesterol hanya menyerang orang lanjut usia atau mereka yang berat badannya melebihi batas ideal. Bahkan penyakit ini tidak mengenal usia dan kondisi tubuh, banyak juga ditemukan penderita kolesterol dalam usia muda dan tidak mengalami obesitas.
Kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia disebabkan oleh kolesterol darah yang melebihi batas normal. Kolesterol sendiri merupakan senyawa lemak seperti lilin yang sebenarnya diproduksi secara alami di hati, namun ada pula yang diperoleh dari berbagai makanan.
Kadar kolesterol dalam darah yang tinggi dapat dikontrol dengan mengonsumsi berbagai makanan dan minuman penurun kolesterol, yaitu:
1. Sayuran hijau
Sayuran hijau seperti bayam, arugula, dan kangkung terbukti menurunkan kolesterol. Pasalnya, antioksidan pada sayuran hijau dapat mengikat asam empedu yang terbuat dari kolesterol sehingga mencegah kolesterol menumpuk di dalam darah.
2. Kacang-kacangan
Kacang juga membantu menurunkan kolesterol, karena kandungan fitosterol di dalamnya dapat mencegah kolesterol jahat terserap ke dalam darah.
3. Mengkonsumsi buah-buahan seperti:
– Alpukat
Hingga saat ini masih banyak anggapan, bahwa alpukat mengandung banyak lemak dan tidak baik untuk kesehatan. Kandungan lemak pada buah alpukat cukup tinggi, yakni sekitar 16 persen. Namun, kandungan lemak pada alpukat adalah lemak yang menyehatkan, sebab 63% penyusunnya merupakan asam lemak tak jenuh, terutama jenis asam lemak tak jenuh tunggal.
Lemak tak jenuh dalam alpukat bertindak sebagai antioksidan dan melindungi pembuluh darah dari kerusakan arteri yang disebabkan oleh penumpukan kolesterol jahat (LDL – low density lipoprotein). Selain efektif menjaga menjaga pembuluh darah, alpukat sangat dianjurkan karena banyak mengandung serat dan omega-9. Omega-9 dan serat inilah yang akan menjaga kadar gula darah dalam tubuh tetap rendah.
– Tomat
Selain Alpukat, tomat juga termasuk dalam daftar buah penurun kolesterol paling efektif. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Maturitas menemukan bahwa, tomat yang sudah dimasak hampir sama efektifnya dengan obat kimia penurun kolesterol seperti statin (obat gangguan jantung).
Selain itu, tomat tidak memiliki efek samping seperti lemas, sakit otot, dan bahkan kerusakan saraf bila rutin dikonsumsi dalam jumlah banyak.Rahasia manfaat tomat terletak pada senyawa likopen yang memberi warna merah pada tomat matang. Likopen adalah antioksidan penting yang berfungsi untuk mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Selain likopen, di dalam tomat juga mengandung vitamin B dan kalium yang mampu menurunkan kolesterol serta tekanan darah tinggi.
– Jeruk Nipis
Buah ini jarang dikonsumsi secara langsung. Namun tahukah, kandungan senyawa flavanoid pada jeruk nipis efektif menurunkan tingkat produksi kolesterol LDL. Dengan kata lain, jeruk nipis juga akan mengurangi risiko terjadinya serangan jantung. Selain jeruk nipis, flavonoid ini sebenarnya juga banyak ditemui pada kedelai, tomat, teh, delima, brokoli, serta bawang merah dan bawang bombay.Anda bisa menikmati jeruk nipis dengan memotongnya menjadi irisan tipis dan menyeduhnya dalam gelas berisi air panas selama 30 menit. Untuk mendapatkan khasiat terbaik, sebaiknya seduhan jeruk nipis diminum sehari dua kali, pagi dan malam.
– Semangka
Siapa yang tidak kenal dengan buah segar yang satu ini. Selain sebagai menghilangkan pelepas dahaga seketika, semangka juga termasuk dalam keluarga buah-buahan penurun kolesterol, lho. Pasalnya, semangka juga mengandung likopen, sama seperti tomat yang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.
– Apel
Selain enak, apel juga dikenal menyehatkan. Salah satu manfaat buah apel adalah juga mampu menurunkan kadar kolesterol LDL. Kandungan zat beta-glucan di dalamnya berperan dalam mengatur produksi kolesterol dalam darah. Selain itu, apel juga berperan sebagai sumber serat larut yang juga efektif menurunkan kolesterol dan mencegah pengerasan arteri. Dengan kata lain, apel juga dapat melindungi tubuh terhadap risiko serangan jantung dan stroke.Selain bisa dikonsumsi secara langsung, apel juga bisa diolah menjadi cuka. Konsumsi cuka apel secara teratur dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).
– Pisang
Kandungan inulin pada buah pisang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol pada makanan yang di konsumsi. Hal ini juga membantu untuk mengontrol kadar kolesterol.
4. Oat
Oat terbuat dari gandum dan mengandung beta-glukan yang dapat menurunkan kolesterol jahat dalam darah. Selain itu, beta-glucan pada oat juga dapat mengurangi penyerapan kolesterol dari makanan yang di konsumsi.
5. Teh hitam
Teh hitam merupakan minuman yang dapat menjaga kolesterol darah. Kandungan flavonoid pada teh hitam diketahui dapat meningkatkan fungsi jantung, menurunkan kolesterol, dan menurunkan risiko hipertensi.
6. Susu kedelai
Minuman lain yang juga bisa digunakan untuk menurunkan kolesterol adalah susu kedelai. Susu kedelai sendiri mengandung isoflavon yang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol darah. Selain susu kedelai, makanan berbahan olahan kedelai seperti tempe dan tahu juga tinggi isoflavon.
7. Wortel
Wortel adalah sayuran yang bisa dimakan oleh penderita kolesterol tinggi. Sayuran berwarna jingga/oranye ini mengandung serat (selulosa, hemiselulosa, lignin) yang dinilai dapat meningkatkan penyerapan kolesterol dari saluran cerna dan menurunkan kadarnya dari dalam darah.
8. Terong
Dalam sebuah penelitian pada hewan uji, 10 mililiter (ml) jus terong terbukti mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida. Hal ini tidak mengherankan, karena satu cangkir terong (94 gram) mengandung serat sebanyak 2,4 gram.Namun, penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk membuktikan efektivitas terong dalam menurunkan kolesterol.
9. Okra
Okra dikenal sebagai sayuran yang banyak mengandung banyak serat. Setiap porsi 100 gram mengandung sekitar 3,2 gram serat. Oleh karena itu, okra dianggap sebagai sayuran yang dapat digunakan sebagai obat alami kolesterol tinggi.
10. Lobak
Lobak merupakan sayuran yang masih satu keluarga dengan wortel. Setiap setengah cangkir porsi sayuran ini mengandung sekitar 3 gram serat. Kandungan serat pada lobak diperkirakan tidak hanya menurunkan kadar kolesterol, tetapi juga menurunkan risiko penyakit gula darah dan tekanan darah tinggi (hipertensi).
Untuk menjaga kolesterol tetap terkendali, lakukan tes kolesterol secara teratur sesuai anjuran dokter. Selain itu, terapkanlah pola hidup sehat untuk menurunkan, menjaga dan mempertahankan kadar kolesterol dalam batas normal, agar terhindar dari bahaya kolesterol tinggi.
Stay Healthy!! Sehatkan generasi produktif dan Salam Kepalangmerahan⛑️ Semoga bermanfaat ☺️🙏
Sumber: https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1877/menurunkan-kolesterol
https://ayosehat.kemkes.go.id/menurunkan-kolesterol-tinggi-secara-alami-dengan-5-buah-buahan-berikut

