
PURWOKERTO – UKK KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto menyelenggarakan Seleksi Calon Anggota Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) 2026 pada Minggu, 13 September 2026. Kegiatan tersebut bertempat di Gedung C dan H UIN Saizu Purwokerto dan menjadi salah satu tahapan awal dalam proses penerimaan calon anggota baru KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto.
Diklatsar merupakan salah satu proses awal bagi calon anggota untuk mendapatkan bekal pengetahuan, keterampilan, sekaligus pembentukan karakter sebelum nantinya bergabung dan berproses lebih jauh di lingkungan KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto. Oleh karenanya, sebelum mengikuti rangkaian pendidikan dan pelatihan tersebut, calon anggota perlu melewati tahap penyeleksian.
Lutfi Tri Anjani, selaku Ketua Kegiatan Diklatsar 2026, menjelaskan bahwa Diklatsar menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan calon anggota agar memiliki dasar yang diperlukan untuk menjalankan peran sebagai relawan.
“Diklatsar merupakan singkatan dari Pendidikan dan Pelatihan Dasar. Kegiatan ini menjadi salah satu proses awal untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, serta membentuk karakter calon anggota sebelum nantinya bergabung dan berproses lebih jauh di KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto,” jelas Lutfi Tri Anjani.
Menurut Anjani, adanya seleksi calon anggota bukan semata-mata hanya untuk menentukan siapa yang dapat bergabung dalam organisasi, tetapi juga untuk melihat kesiapan dan potensi yang dimiliki oleh setiap calon anggota. Hal tersebut penting karena menjadi bagian dari KSR membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan teknis.
“Menurut saya, seleksi diperlukan untuk melihat kesiapan, komitmen, dan potensi dari calon anggota. Karena menjadi bagian dari KSR bukan hanya tentang kemampuan, tetapi juga membutuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian, kerja sama, dan kemauan untuk belajar serta mengabdi di bidang kemanusiaan,” ungkap Anjani.
Proses seleksi tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi calon anggota untuk menunjukkan keseriusan mereka sebelum memasuki tahapan pendidikan dan pelatihan. Di sisi lain, seleksi juga menjadi langkah awal bagi organisasi untuk menemukan calon relawan yang memiliki kemauan untuk terus belajar dan berkembang.
Anjani berharap pelaksanaan seleksi dapat mempertemukan KSR dengan calon anggota yang memiliki komitmen dan semangat untuk berproses bersama. Harapannya para peserta tidak memandang seleksi hanya sebagai formalitas untuk dapat masuk organisasi, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan awal dalam mengembangkan diri.
“Harapan saya, melalui seleksi ini kami bisa menemukan calon anggota yang memang memiliki kemauan, komitmen, dan semangat untuk belajar serta berproses bersama di KSR. Saya juga berharap teman-teman yang mengikuti seleksi tidak hanya melihat ini sebagai sebuah tahapan untuk masuk organisasi, tetapi sebagai langkah awal untuk menemukan pengalaman, relasi, dan ruang untuk berkembang sekaligus bermanfaat bagi orang lain,” tutur Anjani.
Dengan terlaksananya Seleksi Calon Anggota Diklatsar 2026 ini, diharapkan proses penerimaan anggota baru tidak hanya menghasilkan anggota yang memiliki keterampilan, tetapi juga pribadi yang memiliki kepedulian, tanggung jawab, dan semangat pengabdian. Tahapan ini menjadi awal bagi calon anggota untuk mengenal lebih jauh nilai-nilai kemanusiaan sekaligus mempersiapkan diri untuk tumbuh dan berproses bersama UKK KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto.

