
Purwokerto – Competition of Red Cross Youth Volunteer (COMRECYV) III Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh UKK KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto sukses menjadi wadah pengembangan kompetensi sekaligus mempererat jejaring relawan muda dari berbagai daerah di Indonesia. Mengusung tema “Karuna Arutala Bhakti Prayatna”, kegiatan ini mempertemukan peserta dari jenjang PMR Madya, PMR Wira, hingga KSR Perguruan Tinggi dan Markas dalam berbagai cabang kompetisi kepalangmerahan yang edukatif dan aplikatif.
Ketua Panitia COMRECYV III, Lutfi Nur Afifah, menjelaskan bahwa COMRECYV bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi merupakan program pembinaan relawan yang dirancang untuk mengasah kemampuan teknis, memperkuat karakter kemanusiaan, serta mempererat silaturahmi antarrelawan PMI dari berbagai wilayah.
“Competition of Red Cross Youth Volunteer III merupakan ajang kompetisi kepalangmerahan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh UKK KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto. COMRECYV bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi sarana pembinaan aplikatif yang mempertemukan PMR Madya, PMR Wira, hingga KSR Perguruan Tinggi dan Markas dari berbagai wilayah di Indonesia,” jelasnya.
Pada penyelenggaraan tahun ketiga ini, antusiasme peserta terus mengalami peningkatan. Sebanyak 85 kontingen mengikuti COMRECYV III, terdiri atas 26 kontingen PMR Madya, 43 kontingen PMR Wira, dan 16 kontingen KSR dari berbagai daerah di Indonesia. Penyelenggaraan COMRECYV III Tingkat Nasional Tahun 2026 juga menghasilkan kontingen-kontingen terbaik yang berhasil meraih predikat Juara Umum pada masing-masing tingkatan. Pada tingkat PMR Madya, predikat Juara Umum diraih oleh SMP Negeri 1 Banyumas. Sementara itu, pada tingkat PMR Wira, Juara Umum berhasil diraih oleh SMK Negeri 1 Banyumas Tim A. Adapun pada kategori Korps Sukarela (KSR), predikat Juara Umum diraih oleh KSR Unit Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Prestasi tersebut menjadi bukti atas kompetensi, kerja sama tim, serta semangat kepalangmerahan yang ditunjukkan para peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kompetisi COMRECYV III.
Menurut Lutfi, tingginya partisipasi tersebut menjadi indikator bahwa COMRECYV semakin dipercaya sebagai ajang pembinaan relawan berskala nasional. Ia menegaskan bahwa COMRECYV merupakan program kerja tahunan UKK KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto dan akan terus diselenggarakan pada tahun-tahun berikutnya dengan berbagai pengembangan.
“Melihat antusiasme peserta yang terus meningkat setiap tahunnya, insyaallah COMRECYV akan terus dilaksanakan sebagai agenda tahunan. Kami berharap kegiatan ini terus berkembang, baik dari sisi konsep, kualitas perlombaan, maupun manfaat yang diberikan kepada peserta,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Komandan UKK KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto, Adam Gunawan, menyampaikan bahwa COMRECYV III menjadi ruang belajar yang mampu menumbuhkan sportivitas, kolaborasi, dan nilai-nilai kemanusiaan di kalangan relawan muda.
“Kesan kami terhadap COMRECYV III tahun ini sangat luar biasa. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang belajar, ruang bertumbuh, dan ruang mempererat silaturahmi antarrelawan PMR Madya, PMR Wira, KSR Perguruan Tinggi, maupun Markas dari berbagai daerah. Semangat sportivitas, kolaborasi, dan nilai-nilai kemanusiaan yang tumbuh selama kegiatan berlangsung menjadi pencapaian yang jauh lebih bermakna daripada sekadar hasil perlombaan,” ungkapnya.
Adam juga mengungkapkan bahwa penyelenggaraan COMRECYV III merupakan hasil dari proses evaluasi berkelanjutan terhadap pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.
“Berbagai evaluasi dari penyelenggaraan COMRECYV sebelumnya berhasil kami tindak lanjuti pada tahun ini. Masukan-masukan tersebut menjadi bekal untuk melakukan berbagai perbaikan sehingga COMRECYV III dapat terselenggara dengan lebih baik. Ini menunjukkan bahwa COMRECYV terus bertumbuh dari tahun ke tahun,” tambahnya.
Salah satu peserta, Rivan dari SMKN 1 Banyumas pada cabang Ayo Siaga Bencana (ASB), mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti grand final COMRECYV III.
“Awalnya saya cukup gugup karena waktu latihan terbagi dengan kegiatan lain. Namun setelah menyelesaikan perlombaan, saya merasa lega dan terhibur dengan berbagai penampilan yang disuguhkan selama acara berlangsung. Ini menjadi pengalaman pertama saya mengikuti COMRECYV dan sangat menyenangkan,” katanya.
Rivan berharap COMRECYV dapat terus berkembang pada penyelenggaraan berikutnya.
“Semoga COMRECYV ke depan semakin baik dan lebih meriah lagi. Mungkin ada sedikit masukan terkait pengaturan sound system agar penampilan saat pembukaan dapat terdengar lebih jelas,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Adam Gunawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan COMRECYV III, mulai dari UIN Saizu Purwokerto, PMI Kabupaten Banyumas, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, dewan juri, sponsor, media partner, pendamping kontingen, peserta, hingga seluruh panitia dan relawan.
“Keberhasilan COMRECYV III merupakan hasil kerja bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, tenaga, pikiran, dan komitmennya sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Semoga semangat kolaborasi ini terus terjaga pada penyelenggaraan berikutnya,” tuturnya.
Ia berharap COMRECYV tidak hanya melahirkan para juara kompetisi, tetapi juga mampu mencetak relawan-relawan yang profesional, berintegritas, kompeten, serta siap mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Harapan terbesar kami adalah COMRECYV mampu melahirkan bukan hanya para juara perlombaan, tetapi juga relawan-relawan yang kompeten, berintegritas, profesional, serta siap mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

