KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto Borong Enam Prestasi pada RCVCA III Nasional 2026, Bukti Regenerasi Relawan Unggul
KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto Borong Enam Prestasi pada RCVCA III Nasional 2026, Bukti Regenerasi Relawan Unggul

KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto Borong Enam Prestasi pada RCVCA III Nasional 2026, Bukti Regenerasi Relawan Unggul

Purwokerto – Komitmen UKK KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto dalam membina dan meregenerasi relawan kembali membuahkan hasil membanggakan. Pada ajang Red Cross Volunteer Competition and Action (RCVCA) III Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh KSR PMI Unit Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), delegasi UIN Saizu berhasil membawa pulang enam penghargaan, yaitu Juara II Cabang Pertolongan Pertama (PP), Juara II Cabang News Anchor, Juara III Cabang News Anchor, Juara III Cabang Fasilitator, Juara Harapan II Cabang Fasilitator, dan Juara Harapan III Cabang Poster. Raihan tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan, latihan yang konsisten, serta semangat kolaborasi mampu melahirkan relawan yang kompeten dan berdaya saing di tingkat nasional.

Penanggung Jawab Delegasi Lomba dari Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Anin, mengapresiasi kerja keras seluruh delegasi yang telah menunjukkan dedikasi sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian lomba dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan berbagai prestasi yang membanggakan bagi KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto. Capaian ini merupakan hasil dari proses latihan, kerja sama tim, serta komitmen seluruh peserta dan pelatih. Semoga pada kompetisi berikutnya kita dapat mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang telah diraih,” ujarnya.

Salah satu peraih prestasi, Carry Anesty Putri, yang berhasil meraih Juara II Cabang Pertolongan Pertama, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, RCVCA III Nasional menjadi pengalaman pertamanya mengikuti kompetisi secara luring.

“Tentunya saya sangat senang, bangga, dan bersyukur karena ini pertama kalinya saya mengikuti lomba secara offline,” tuturnya.

Carry berharap ilmu yang diperoleh selama mengikuti kompetisi dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus dibagikan kepada anggota KSR lainnya.

“Harapan saya, ilmu yang saya dapatkan bisa diterapkan ketika masyarakat membutuhkan pertolongan dan juga dapat saya bagikan kepada teman-teman yang belum mendapatkan kesempatan mengikuti lomba. Untuk teman-teman, khususnya Angkatan X, jangan takut mencoba karena setiap pengalaman dan perjuangan pasti memiliki makna yang dapat dipelajari.”

Di akhir wawancara, Carry turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses persiapan hingga kompetisi berlangsung. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama, bukan semata-mata pencapaian individu.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua, teman-teman Angkatan X, tim lomba, Komandan KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto, Bidang Litbang, Bidang Diklat, para pelatih, serta seluruh pihak yang telah memberikan doa, bimbingan, tenaga, dan waktunya selama proses latihan. Tanpa dukungan dan kepercayaan dari semua pihak, saya tidak akan mampu mencapai titik ini. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar, berkembang, dan mengharumkan nama KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto di ajang-ajang berikutnya,” ungkapnya.


Sementara itu, Nur Alfia Ramadani, peraih Juara Harapan II Cabang Fasilitator, mengaku tidak menyangka mampu melaju hingga grand final dan meraih penghargaan pada kompetisi tersebut.

“Alhamdulillah, saya tidak menyangka bisa masuk grand final dan mengikuti lomba secara offline. Ini merupakan pengalaman pertama saya mengikuti kompetisi luring di RCVCA dan menjadi pengalaman yang sangat berharga,” tuturnya.

Ia berharap pengalaman tersebut menjadi bekal untuk terus mengembangkan kemampuan sebagai relawan dan membagikan ilmu yang diperoleh kepada anggota lainnya.

“Harapan saya ke depan bisa terus meningkatkan pemahaman dari apa yang saya pelajari selama lomba, membagikan ilmu tersebut kepada teman-teman yang lain, dan semoga mendapat kesempatan untuk kembali mengikuti kompetisi di masa mendatang,” ujarnya.

Keberhasilan delegasi UKK KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto pada Red Cross Volunteer Competition and Action (RCVCA) III Nasional 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan yang berkelanjutan mampu mencetak relawan-relawan muda yang unggul dan berprestasi. Raihan enam penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas pengalaman, serta mengharumkan nama KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto pada berbagai ajang kompetisi di tingkat regional maupun nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *